Doktrin Fasilitas Penting



THE ESSENTIAL FACILITY DOCTRINE
Concerning IMC Health GmbH & Co. OHG (“IMS”)
and the 1860 Brick Structure Case
(Doktrin Fasilitas Penting mengenai Kasus IMC Health GmbH & Co. OHG (“IMS”)
dan Struktur bata 1860 )

Contoh kasus mengenai The essential facility doctrine (Doktrin fasilitas penting) yang terjadi di Eropa yaitu kasus IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) yang memonopoli layanan data farmasi  dengan format 1860 brick structure di Jerman.

POSISI KASUS ;
 IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) merupakan perusahaan Jerman yang bergerak di bidang ‘Pelayanan Kesehatan’. Menurut Komisi Jerman, IMS merupakan salah satu perusahaan yang menduduki urutan pertama di dunia sebagai perusahan pelayanan informasi untuk industri farmasi dan kesehatan. IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) bergerak dalam pelacakan penjualan produk farmasi dan kesehatan. IMS menyediakan data penjualan regional produk farmasi di Jerman sesuai dengan format 1860,brick structure (struktur bata 1860). Struktur ini membagi Jerman menjadi zona 1860 untuk keperluan statistik. Zona struktur bata 1860 yang dibuat dengan mempertimbangkan berbagai kriteria seperti batas-batas kota, kode pos, kepadatan pendudukan, jalur transportasi dan distribusi geografis apoteker dan operasi dokter. Pengadilan Jerman memutuskan bahwa zona 1860 brick structure (struktur bata 1860) dilindungi seperti bank data di bawah Hukum Hak Cipta Jerman.
Pada awalnya perusahaan yang aktif di Pasar Jerman adalah IMS hingga akhirnya pada tahun 1999 Perusahaan Amerika dan Perusahaan Belgia memasuki Pasar dengan menjual produk-produk farmasi dengan metode penjualan yang bereda. Di pasaran produk mereka tidak berhasil menembus pasar dan kedua perusahaan memutuskan untuk memasok produk yang didasarkan pada struktur bata 1860.  Melihat hal tersebut, IMS menggungat pesaingnya untuk pelanggaran hak cipta ke Pengadilan Jerman. Pengadilan memutuskan melarang Perusahan Amerika dan Perusahaan Belgia untuk menggunakan struktur bata 1860 atau struktur yang berasal dari itu. IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) juga menolak untuk memberikan izin struktur bata 1860 ini dengan pesaingnya.
IMS dan kedua pesaingnya yang sebelumnya terlibat dalam Pengadilan Jerman atas dasar pelanggaran Hak cipta. Kemudian pesaing lain dari IMS yaitu NDC Health GmbH & Co. KG mengajukan keluhan kepada Komisi Eropa yang sebelumnya telah mengajukan kasus atas dasar hak cipta Jerman pada Pengadilan Jerman dan menyatakan bahwa penolakan lisensi dari IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) merupakan pelanggaran Pasal 82 EC Treaty yaitu “ketentuan mengenai larangan penyalahgunaan posisi dominan yang mengakibatkan penyimpangan dalam kegiatan pasar yang seharusnya dan memberikan akibat yang tidak menguntungkan bagi perdagangan diantara anggota-anggota komisi Eropa”. Namun sebelum mengajukan keluhan tersebut pada Komisi Eropa, NDC Health GmbH & Co. KG juga pernah mengajukan keluhan bahwa IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) “menyalahgunakan posisi dominannya dengan menolak untuk memberikan izin dengan persyaratan yang wajar”. Selanjutnya Pengadilan Jerman akhirnya menyerahkan kasus tersebut ke European Court of Justice (ECJ). Namun komisi memerlukan waktu untuk meneliti lebih detail mengenai kasus tersebut untuk pemenuhan prosedur administrasi.
 Pada bulan Juli 2003, Komisi memutuskan untuk melakukan tindakan sementara memerintahkan IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) memberikan lisensi menggunakan struktur bata 1860 untuk penyediaan data penjualan regional Jerman. Pada tanggal 13 Agustus 2003 Komisi menarik keputusan tentang tindakan sementara. Penarikan ini didasarkan pada kenyataan bahwa tidak ada lagi urgensi dalam menerapkan tindakan sementara.
Dalam putusan awal, European Court of Justice (ECJ) menjelaskan bahwa ketika pengadilan nasional memutus perjanjian atau praktek yang telah menjadi subyek dari keputusan dalam Pasal 81 atau Pasal 82 EC Treaty  mereka tidak bisa mengambil keputusan yang bertentangan dengan komisi. Larangan ini didasarkan pada tugas kerja sama sebagaimana diatur dalam Pasal 10 EC Treaty dan kekuatan mengikat dari adopsi oleh Komisi menurut Pasal 81 atau 82 EC. Hal tersebut juga berlaku ketika komisi telah memutuskan tindakan sementara, karena sifat sementara dari keputusan tidak mengurangi kekuatan mengikat dari tugas kerjasama. Dalam kasus tindakan sementara telah dicabut. Namun keputusan akhir masih tertunda.
Sedangkan dalam penjelasan yang berbeda dalam artikel Publications ioleh Dr. Ingo Brinker dan Dr. Thomas  menjelaskan bahwa Putusan pengadilan mengenai IMS Health GmbH & Co. OHG (“IMS”) menguatkan bahwa penguasaan IP atas 1860 brick sturucture tidak bisa menjadi subjek pelanggaran dalam artikel 82 EC Treaty tetapi dalam pelaksanaan itu bisa termasuk dalam ‘keadaan luar biasa’. Hak eksklusif untuk memproduksi merupakan Hak penuh dari si pemilik, menolak untuk memberikan lisensi, dan untuk tindakan yang merupakan usaha memegang posisi dominan, tidak dapat dengan sendirinya dikatakan penyalahgunaan posisi dominan. Pengadilan memutuskan bahwa jika posisi pemilk hak berada dalam keadaan yang luar biasa, harus memenuhi syarat ;
-       Penolakan adalah tindakan pencegahan munculnya produk baru yang sangat potensial diperlukan konsumen
-       Dalam keadaan yang tidak dibenarkan
-       Penolakan tersebut  untuk menolak pesaing pada pasar sekunder
Putusan Pengadilan sangat dibutuhkan terutama karena menerangkan penjelasan lebih lanjut sehubungan dengan syarat pertama dan syarat kedua. Pada syarat kedua, justifikasi objektif, pengadilan memutuskan bahwa penilaian pembenaran apakah keadaan tersebut termasuk dalam keadaan yang tidak dibenarkan makan harus dilakukan oleh pengadilan nasional pada penilaian kasus per kasus. Karena hal tersebut tergantung pada putusan pengadilan nasional.
Ø  Pada prinsipnya, penolakan untuk lisensi HKI oleh perusahan dominan bisa jatuh dalam lingkup Pasal 82 EC Treaty. Sementara Mahkamah mewajibkan Pengadilan Nasional untuk mengambil keputusan pemilik sah dari IP. Putusan Pengadilan Jerman adalah komitmen yang jelas terhadap doktrin fasilitas penting yang dapat diterapkan sebagai alat yang ampuh persaingan yang efektif untuk kepentingan konsumen.

Referensi ;
Dr. Ingo Brinker Gleis Lut Munich dan Dr. Thomas Loest Gleis Lut Brussels. Publications ; Essential Facility Doctrine and Intelectual Property Law ; Where does Europe stand in the aftermath of the IMS Health Case ? www.gleisslutz.com diakses tanggal 27 November 2014
Robert Pitofsky,dkk. 2002. The Essential Facilities Doctrine Under United States Antitrust Law. http://scholarship.law.georgetown.edu/facpub  diakses tanggal 27 November 2014

Tugas ini hasil terjemahan yah teman.. Sudah dibuat semampunya.. 

Penulis : Ririn Puspitasari ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Doktrin Fasilitas Penting ini dipublish oleh Ririn Puspitasari pada hari Kamis, 23 April 2015. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 1komentar: di postingan Doktrin Fasilitas Penting
 

1 komentar: